Windows on Raspberry Pi: What you need to know

, , Leave a comment

Ini adalah rangkuman dari beberapa hal yang diketahui dan tidak diketahui tentang Windows 10 di Raspberry Pi (WoR)

What we know (so far)?

  1. Bisa dipakai di Raspberry Pi versi berapa?. Disarankan menggunakan Raspberry Pi versi 4 dengan RAM minimal 4GB meskipun WoR dapat dijalankan di Raspberry Pi 2/3/3B+ yang hanya memiliki RAM 1 GB.
  2. Micro SD card minimal berapa?. Minimal 16 GB jika untuk coba-coba. Space yang tersisa setelah install akan tersedia sekitar 2.5 GB. Untuk coba-coba yang lebih leluasa, gunakan micro sd card 32 GB.
  3. Merk SD card yang disupport?. Apa yang bisa digunakan di Raspberry Pi, bisa digunakan untuk install WoR.
  4. Apakah ada image yang ready untuk tinggal di-flash ke micro sd?. Tidak ada. Lebih lanjut klik link berikut (Instalasi WoR).
  5. Berapa ukuran file ISO file untuk WoR? 3-5GB dan setelah instalasi akan menjadi 10-12 GB tergantung build untuk Windows 10 Home. Windows 10 Pro akan lebih besar lagi.
  6. Apakah ini Windows resmi dan legal? Ya, karena didownload dari server microsoft dan bentuk UUP.
  7. Apakah WoR ini project Microsoft/Raspberry Pi Foundation? Tidak.
  8. Apakah WoR ini dikategorikan sebagai stable release? Ya dan Tidak. Implementasi WoR di Pi 4 masih tergolong experimental build. Check terus WoR ini di situs developmentnya (worproject.ml).
  9. Apakah ini Windows trial? Tidak. Windows yang dibuild dari UUP bisa digunakan secara normal, hanya saja tapi dapat melakukan customization dan personalization.
  10. Bisakah WoR running dari flash disk? Bisa, tapi hanya dari Pi 4. Gunakan flash disk USB 3.0. Agar dapat dikenali oleh bootloader Pi, update terlebih dahulu eeprom Pi 4 kemudian rubah Boot Priority dari raspi-config untuk boot dari flashdisk jika micro sd tidak ditemukan.
  11. Bagaimana performa Windows di Pi ? OS berjalan baik, cepat dan lag masih acceptable. Seharusnya referensi kita bukan Windows yang berjalan di PC karena ARM dan x86/amd64 adalah dua architecture yang sangat berbeda. ARM akan lebih lambat dibanding x86/amd64 karena ARM menggunakan RISC (=Reduced Instruction Set Computing) sedangkan x86/amd64 menggunakan CISC (=Complex Instruction Set Computing)
  12. Apa saja yang dapat meningkatkan performa WoR? Gunakan micro sd yang cepat, spec diatas Sandisk Ultra 16GB Class 10 adalah rata-rata. Atau gunakan Flash Disk. Lihat perbandingan performa read/write micro sd card dan flash disk saat menjalankan WoR. Untuk memperingan WoR, jalankan optimizer (https://github.com/hellzerg/optimizer.git) untuk mengurangi beban.
  13. Wifi, bluetooth, ethernet, camera, dsi, serial port peripheral apakah berfungsi? Tergantung build yang dipilih. Ethernet bisa digunakan dengan build 19041 keatas. Wifi/bluetooth/camera belum ada driver. karena emulasi WoR hanya dilevel user, tidak dilevel driver. Driver yang biasa digunakan untuk Windows PC menggunakan x86 dan amd64. Jika ada driver yang tersedia untuk architecture arm, maka bisa digunakan.Project masih aktif jadi berharap saja akan disupport kemudian hari. Alternatifnya gunakan USB Wifi/Bluetooth/Webcam yang berfungsi baik. Check github projectnya (https://github.com/worproject/RPi-Windows-Drivers) untuk melihat driver yang sudah tersedia dan belum. atau tidak disupport sama sekali.
  14. Bagaimana dengan instalasi USB printer/scanner? [Update 1 Oct] Ya, bisa normal.
  15. Aplikasi apa yang bisa dijalankan di WoR? Aplikasi bawaan Windows berjalan normal. Sejauh ini aplikasi lain seperti Chrome, Office 2003, Thonny, Geany, Sumatra PDF, HotPotatoes 7, Zoom berjalan dengan baik sejak instalasi hingga operasionalnya. Tidak ada fitur yang tidak berfungsi. Daftar ini bisa berlanjut lagi.
  16. Ada cara alternatif untuk mencetak dari WoR? Bisa tetapi bukan local / network printer melainkan internet printer. Karena printer local/network membutuhkan driver yang diinstall di client. Sambungkan dulu printer ke google print service (misalnya) untuk dapat mencetak via internet.
  17. Bagaimana dengan scanner? Tidak untuk local, tapi Ya untuk network scanner yang dishare dengan SANE (http://andidinata.com/2020/04/raspberry-pi-scanning-server-epson-l3110/), bisa digunakan langsung karena tidak perlu install driver di client.
  18. Apakah bisa memutar Youtube/video lokal? Ya, hanya standard definition saja (360p) yang enak ditonton.
  19. Bagaimana dengan dual-screen Raspberry Pi 4? Tidak disupport. Hanya satu HDMI saja. WoR tidak mendeteksi jika ada dua display.
  20. Berapa temperatur CPU pada saat running? Sensor di temp zone SOC tidak dikenali oleh WoR sehingga tidak ada pembacaan temperatur CPU.

Daftar pertanyaan ini bisa berkembang panjang karena keingintahuan kita tentang sistem operasi populer yang bisa dijalankan di SBC yang populer juga. Sebagai penutup, WoR adalah experiemental project untuk dapat menggunakan Windows 10 full desktop (bukan IOT Core), ekspektasi kita sebagai user harus disesuaikan. Sehingga kita tidak terjebak dengan kesimpulan WoR adalah useless karena kita terbiasa menggunakan Windows di PC yang running dengan listrik 400-1000 WATT dengan harganya bisa seniliai 5-10x unit Raspberry Pi. Sebaliknya saya anjurkan untuk mencoba install WoR dan dan menggunakannya selama setidaknya 1 bulan untuk melihat hal-hal apa yang bisa dipakai saat Windows bisa dijalankan di Raspberry Pi yang cukup dijalankan dengan charger handphone.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Facebook Comments
 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.