Raspberry Pi Read Only File System

, , 3 Comments

Micro sd card tidak didesign untuk dapat berfungsi secara terus menerus. Ada saatnya micro sd card yang kita gunakan menjadi corrupt karena usia pakai. Terlebih lagi jika kita menggunakan micro sd card pada Raspberry Pi yang difungsikan sebagai sebuah server yang bisa dipastikan menyala 24/7. Saya pernah mengalami sebuah micro sd card yang akhirnya corrupt setelah Pi Server menyala selama 3 tahun. Selain operasional non-stop, faktor lain yang dapat mempengaruhi daya tahan micro sd card adalah proses shutdown Raspberry Pi. Entah karena listrik yang tiba-tiba padam atau kebiasaan kita untuk cabut listrik saat Pi masih menyala bahkan sedang writing.

Hal-hal tersebut sangat mungkin terjadi jika kita memfungsikan Pi sebagai sebuah server, kiosk atau media informasi. Salah satu cara untuk memperpanjang usia pakai micro sd card adalah membuatnya menjadi read only. Jika kita mengalami masa-masa media penyimpanan magnetik kita tentu melihat ada switch untuk membuat disk read only atau writeable (mechanical switch floppy 3.5″ atau selotip pada diskette 5.25″) yang membuat drive dapat mendeteksi secara mekanis apakah data bisa ditulis atau hanya dibaca saja. Jika kita menggunakan SD Card, maka kita melihat ada mechanical switch yang diadopsi juga untuk toggle write / read-only mode. Namun mechanical switch tersebut tidak ada pada micro sd card.

Sejauh yang saya ketahui (info dari teman saya), ada dua cara untuk dapat membuat micro sd card menjadi read-only. Pertama adalah membuat read-only switch micro sd tersebut secara elektronik aktif. Kedua,  hanya membuat file systemnya menjadi read-only. Cara pertama mungkin saja tidak reversible (=setelah read-only tidak bisa kembali menjadi writeable). Cara kedua adalah reversible atau bisa berpindah-pindah mode antara read-only dan writeable. Membaca beberapa source (ada di link dibawah), cara pertama lebih beresiko dan dapat mengakibatkan micro sd card rusak. Jadi dalam tulisan kali ini saya hanya membagikan cara kedua.

Tulisan kali ini akan menunjukkan bagaimana membuat file system Raspberry Pi menjadi read-only dengan cara yang mudah dan aman dalam Raspbian Buster. Utility ini sebelumnya berdiri sendiri namun akhirnya dimasukkan ke dalam raspi-config sekitar Q3 tahun 2019. Masukklah ke raspi-config, masuk ke menu 7 Advanced dan pilih menu terakhir AB Overlay FS.

Writeable ke read-only:

  1. Would you like the overlay file system to be enabled [YES]w
  2. Overlay file system is enabled [OK]
  3. Would you like the boot partition to be write-protected [YES]
  4. The boot partition is read-only [OK]
  5. Reboot

Ketikkan df -h dan hasilnya sebagai berikut.

Read-only ke writeable:

  1. Would you like the overlay file system to be enabled [NO]
  2. Overlay file system is disabled [OK]
  3. The boot partition is currently read-only. This cannot  be changed while an overlay file system is enabled [OK]
  4. Reboot
  5. Would you like the overlay file system to be enabled [NO]
  6. Would you like the boot partition to be write-protected [NO]
  7. The boot partition is writeable [OK]
  8. Reboot

Ketikkan df -h hasilnya file system kembali seperti semula dan micro sd card kembali menjadi writeable. Cobalah membuat sebuah file dummy, kemudian reboot. JIka file tersebut masih ada setelah reboot, maka file system telah menjadi writeable.

 

Demikian sharing singkat bagaimana membuat file system di Raspberry Pi menjadi read-only dan mengembalikannya menjadi writeable. Membuat sistem menjadi read-only adalah rangkaian dari project saya sebelumnya yaitu sharing printer dengan CUPS dan scanner dengan SANE. Setelah fungsi printer dan scanning berjalan semestimnya, saya buat system menjadi read-only, seolah-olah menjadi segel supaya server berjalan non-stop dan resiko micro sd card corrupt menjadi minimal sehingga usia pakai lebih panjang.

Terima kasih telah membaca, silahkan mencoba dan tuliskan komentar, share, like dan subscribe blog ini.

 

“https://www.raspberrypi.org/forums/viewtopic.php?f=63&t=161416”

Facebook Comments
 

3 Responses

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.