NVIDIA Jetson Nano: Poor Man Casing

, , Leave a comment

Casing diperlukan agar SBC kita terlindung dari kejadian yang tidak diinginkan seperti jatuh/kejatuhan atau terkena cairan selain menambah estetika.

Pilihan casing Jetson Nano tidak banyak dan juga “ugly” karena sangat besar dan beberapa lainnya terlalu simpel dan tidak praktis saat dibawa dalam tas, belum lagi mahal harganya.

Saya menginginkan casing yang setipis mungkin dengan proteksi baik dan integrated dengan peripheral lainnya, seperti kamera dan fan. Selain itu praktis untuk dibawa dengan tas tanpa khawatir ada part yang lepas atau rusak karena goncangan. Sejauh ini casing yang seperti itu belum ada, kecuali mendesign sendiri dan cetak dengan 3D printer.

Kalau diamat-amati, carton box Jetson Nano sendiri materialnya cukup tebal dan kokoh. Struktur seperti ini dapat digunakan sebagai casing, jadi saya coba untuk merubah box tersebut untuk menjadi sebuah casing.

Step 1. Membuat pola agar port HDMI, USB dan power dapat diakses dengan mudah dari sisi luar.

Semua port Jetson Nano terletak di satu sisi kecuali micro sd card dan CSI camera. Layout seperti ini memudahkan untuk membuat casing dengan sedikit usaha karena cukup membuat opening dari satu sisi saja. Setelah menggambar pola potongan, saya gunakan pisau cutter untuk memotong sisi luar dan dalam carton box.

Setelah posisi duduk Jetson Nano fixed pada box, barulah kita menentukan titik untuk membuat lubang untuk skrup di dasar box agar lokasi Jetson Nano tidak bergerak.

Step 2. Memasang Kamera

Penggunaan kamera tidak bisa dilepaskan dengan Jetson Nano karena object recognition, detection dan segmentation baru teruji efektivitasnya secara live, dibandingkan dengan load image saja. Oleh karena itu, kamera akan selalu terhubung dengan Jetson Nano dan bisa setiap saat digunakan. Lokasi letak kamera mempertimbangkan orientasi kamera, lebih baik jika tidak perlu rotasi di software, cukup letakkan kamera pada sudut 0 derajatnya. Kedua, panjang dari flex ribbon cable antara CSI connector dengan kamera. Ketiga, proteksi lensa kamera saat Jetson Nano “on-travel”. Ketiga pertimbangan itu membuat saya memutuskan untuk meletakkannya di bawah logo NVIDIA. Saat Jetson Nano dioperasikan dengan posisi tegak, kamera akan berada pada orientasi 0 derajat, dan slide cover dapat melindungi lensa saat Jetson dibawa saat berpergian.

Posisi tegak saat menggunakan kamera sebagai input
Fully covered Jetson Nano, ready to travel

Tentu saja durabilitas dari carton box membuat casing ini dapat digunakan dalam waktu yang lama. Namun setidaknya pemanfaatan design ini dapat melindungi Jetson Nano dan juga mungkin menginspirasi orang untuk membuat versi dari 3D print.

Sekian sharing singkat untuk casing Jetson Nano yang tidak memerlukan biaya tambahan tapi memberikan semua fungsi yang diharapkan dari sebuah casing SBC. Mohon dukungan dengan cara subscribe, like dan share tulisan ini agar saya bersemangat untuk tetap menuliskan artikel-artikel selanjutnya. Terima kasih.

Facebook Comments
 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.