M5Stack: First Impression

, , 2 Comments

Hello, this blog is intentionally written in local language for local community. To translate this page to English, you may use the widget found on the header section (request desktop version when reading from mobile). FYI, English is not found in the list by default, choose any language first, wait until the whole page gets translated and then and click the widget again. This time you will find English as the 1st language in the list (top left corner).

PS. please bear with google translation 😉


Halo, selamat datang kembali di andidinata.com. Pada kesempatan kali ini saya membagikan kesan pertama saat melihat development board berbasis ESP32 yang diberi nama M5Stack. M5Stack pertama kali muncul di Kickstarter campaign awal 2017 yang lalu. Development kit yang berbasis ESP8266 ini gagal karena tidak mendapatkan backer sesuai dengan target sehingga pledge saya dibatalkan pada saat itu. Padahal design M5Stack yang modular seharusnya mempermudah kita untuk dapat mendevelop dengan lebih cepat, dan hasilnya sudah menyerupai finished product.

Saat ini saya banyak memiliki project dengan ESP8266 dengan micropython dan ingin mencoba ESP32. Beberapa development kit bisa dibeli dengan harga mulai Rp. 150,000 hingga hampir 1 juta rupiah jika dijejali dengan berbagai macam sensor. Niat itu urung lantaran harga yang tinggi tapi dengan kelengkapan yang biasa saja. Saya teringat kembali dengan M5Stack dan ternyata saat ini sudah menggunakan ESP32 dan dengan harga yang ternyata sangat-sangat value for money. Saya membelinya dari offical store di AliExpress seharga 35 USD (free delivery dengan Standard Ali Express) dan sampai dalam waktu yang sangat cepat (order 23 Feb, dispatch overseas 1 Mar, delivered 6 Mar). Jadi review first impression ini sama seperti review lainnya, tidak disponsori oleh pihak lain, melainkan review dari barang yang saya beli sendiri.

Spesifikasi

M5Stack Core Module dibandrol dengan harga 35 USD (~Rp. 470,000) yang setara dengan Raspberry Pi 3. Dan untuk harga itu kita sudah mendapatkan begitu banyak hal antara lain:

  • ESP32
  • Micro SD Card
  • 320×240 color TFT LCD 2 inch
  • 3 User button
  • On/off button
  • 1W Speaker
  • Accelerometer dan Gyroscope 9-axis
  • Battery 150 mAH
  • Battery socket
  • IO extender dan grove connector
  • Good finish dengan plastic housing dengan magnet

Jika kita membeli komponen tersebut secara terpisah (termasuk 3D print housing sendiri), saya kira nilainya akan lebih dari 35 USD. Mereka juga menyediakan beberapa add-on module seperti battery (untuk extra 800 mAH), GPS, SimCard dan LoRa. Yang saya beli adalah modul CORE yang termasuk dengan modul BOTTOM (yaitu I/O extender dan battery 150 mAH).

Paket Produk

Menurut saya paket pembelian juga sangat mengesankan karena menyertakan carrying case, USB Type C, kabel jumper beserta beberapa panduan dan sticker. Panduan juga ditulis dengan baik dan professional. Dari segi board M5Stack sendiri, penempatan komponen dilakukan dengan baik, kualitas dan finishing PCB dan kualitas solderan juga baik, berbeda signifikan dengan kualitas dari ESP8266/32 development kit yang biasa kita beli di tokopedia (misal Wemos/, NodeMCU). Dari semua ini, tidak berlebihan jika M5Stack adalah development kit yang value for money.

First Boot

Pada saat dinyalakan, splash screen M5Stack muncul disertai dengan suara. Kemudian disusul dengan beberapa test, pertama display test, kedua scanning network Wifi, ketiga testing accelerometer MPU9250 dan Magnetometer AK8963 yang ada didalamnya, lalu Micro SD Card dan berakhir di testing button. Saat tombol pertama ditekan maka huruf A muncul, lalu tombol kedua adalah B dan ketiga C.

Resolusi layar 320×240 dapat menampilkan tulisan dengan readability font yang baik. M5Stack dapat diprogram dengan Arduino dan juga Micropython. Untuk itu kita membutuhkan Arduino IDE jika hendak memprogrammnya, tetapi saya akan menulis program dengan Micropython karena proses development yang lebih cepat.

One Drawback

Ada satu hal yang menganggu yaitu kualitas output speaker yang rendah. Suara cempreng (shrill).

 

Dalam tulisan yang singkat ini saya belum sempat mencoba board ini untuk melihat fungsinya lebih dalam. Tetapi saya tertarik untuk mendalami development kit ini lebih jauh, sehingga saya buatkan kategori khusus untuk mengelompokkan semua tulisan atau project-project kedepan dengan menggunakan ESP32 di M5Stack.

Sekian sharing dari saya, semoga bermanfaat. Terima kasih sudah membaca dan sampai bertemu dalam tulisan berikutnya. Mohon dukungannya untuk memberikan like, komentar dan subscribe ke blog ini.

Terima kasih.

Facebook Comments
 

2 Responses

Leave a Reply