Raspberry Pi 7 Inch Touch Display Dual Screen

, , Leave a comment

Selamat datang kembali di andidinata.com. Raspberry Pi memiliki 3 (tiga) output display yaitu MIPI DSI, HDMI dan analog video. Saat satu output digunakan, maka dua output lainnya tidak dapat digunakan pada saat yang sama. Hal ini menimbulkan kesulitan apabila kita hendak menggunakan Raspberry Pi sebagai komputer presentasi karena hanya ada satu layar yang tampil untuk audience, tetapi untuk pembicara tidak ada.

Raspberry Pi foundation belum memberikan support untuk menggunakan output ini secara bersamaan. Dalam blog yang mengumumkan produk official Raspberry Pi 7 Inch Touch Screen Display (link dibawah), penggunakan dual screen hanya dimungkinkan di level aplikasi seperti omxplayer, tetapi tidak secara default seperti laptop pada umumnya, tinggal colok HDMI/VGA, trus pilih mode (clone/extend) dan desktop muncul di layar kedua.

Dari menelusuri banyak blog saya akhirnya mencoba satu solusi yang memungkinkan untuk menggunakan mode dual screen, yaitu DSI dan HDMI secara bersamaan. Solusi ini dibuat oleh AndrewFromMelbourne (link dibawah) yang prinsipnya mengclone framebuffer untuk DSI ke HDMI. Tahapannya adalah sebagai berikut:

1. Masuk ke dalam terminal dan clone repository ke home direktori /home/pi/

git clone https://github.com/AndrewFromMelbourne/raspi2raspi.git

2. install dependensi

sudo apt-get install cmakesudo apt-get install libbsd-dev

3. masuk ke dalam direktori raspi2raspi

cd raspi2raspi

4. buat direktori build dan lakukan compiling

mkdir build
cd build
cmake /home/pi/raspi2raspi/
make

Sampai saat ini proses sudah selesai file executable raspi2raspi sudah dicreate di direktori /home/pi/raspi2raspi/build. Untuk menjalankannya, cukup ketikkan raspi2raspi dan hasilnya desktop akan muncul dilayar kedua.

Raspi2raspi dapat dijalankan dalam berbagai opsi tapi sayangnya belum mensupport full resolusi dari external display, jadi sebesar apapun external displaynya, resolusi yang bisa ditampilkan hanyalah sebesar Touch Screen display yaitu 800×480 saja. But let’s be happy about it, someone has put a lot of his efforts to make it possible, while the foundation seems not interested to take it since day 1.

Solusi ini sangat berguna bahkan menjadi penyelamat saat presentasi materi di Pycon 2017 tanggal  9 Desember 2017 yang lalu di Surabaya. Karena opsi pertama yaitu laptop yang berjalan dengan live image Raspbian Stretch tidak bisa projecting desktop ke external screen.

Sekian tulisan dari saya, semoga memberikan manfaat. Mohon dukungannya dengan like, share dan subscribe blog ini. Sampai berjumpa kembali pada tulisan berikutnya. Terima kasih.

 

Source:

“https://www.raspberrypi.org/blog/the-eagerly-awaited-raspberry-pi-display/”

“https://github.com/AndrewFromMelbourne/raspi2raspi”

 

Facebook Comments
 

Leave a Reply