Raspberry Pi Camera Web Interface

, , Leave a comment

Halo selamat datang kembali di blog andidinata.com. Pada kesempatan ini saya akan menuliskan tutorial untuk mengakses Raspberry Pi Camera melalui web browser yang ada di laptop, tablet maupun smartphone. Menurut saya web interface ini adalah yang terbaik yang pernah dikembangkan sejauh ini. Pengembangnya adalah silvanmelchoir. Perlu dicatat, web interface ini hanya bisa berfungsi dengan Pi Camera, tidak dengan USB Camera. Jika kamu bertanya, apa guna dari mengakses kamera melalui web. Sejujurnya pertanyaan itu sesederhana seperti, “berikan contoh penggunaan”. Baik, ini adalah beberapa contoh penggunaannya:

  1. Surveillance system (security, untuk memonitor 3D printer, tukang yang bekerja, anak bermain, garasi mobil)
  2. Scientific project
  3. Foto selfie
  4. Kamera parkir mobil atau kamera dashboard
  5. …. banyak

Saya akan bagi tutorial ini dalam 3 tahap. Untuk yang pertama adalah instalasi Pi Camera yang sudah saya bahas pada posting sebelumnya yang berjudul getting started dengan Pi Camera.

Untuk project ini saya menggunakan Pi Zero W dengan original Pi Zero Casing yang memiliki tiga pilihan penutup. Penutup yang saya gunakan sudah memiliki lubang untuk kamera dan juga kabel, jadi bentuknya sangat ringkas.


Tahap kedua, adalah proses instalasi program utama. Script instalasinya sudah sangat lengkap, karena mencakup proses instalasi paket dependensi yang diperlukan. Jadi pastikan Raspberry Pi terhubung dengan internet saat melakukan tahapan instalasi di bawah ini.

Lakukan update dan upgrade Raspbian Jessie dengan

sudo apt-get update && sudo apt-get upgrade

Clone repository berikut ke home folder dan lakukan instalasi

git clone https://github.com/silvanmelchior/RPi_Cam_Web_Interface.git
cd RPi_Cam_Web_Interface
./install.sh

Setelah proses instalasi berjalan beberapa saat, maka akan muncul dialog untuk melakukan setting kamera. Saya tidak merubah apapun dari kondisi yang ada karena sudah sesuai. Jika ingin menambahkan fitur security, masukkan user name dan password. Field jpglink tidak mempengaruhi apakah file jpg akan dicreate atau tidak karena field ini berbicara tentang apakah ada software external yang akan mengakses folder camera.


Video dan image yang di capture nantinya disimpan dalam folder /var/www/html/media. Kita bisa merubahnya ke folder yang kita
ingin dalam post install. Saya tidak merubahnya karena perubahan di konfigurasi juga memerlukan perubahan di script phpnya juga.

Tahap ketiga adalah mengakses Pi Camera dari web browser. Caranya sederhana, hanya perlu memasukkan IP Address dari Raspberry Pi yang terhubung dengan network dan camera subfolder misalnya http://10.20.30.40/html.

Fungsi web interface ini, seperti yang saya sampaikan diatas, sangatlah lengkap. Semua script PiCamera sudah dipatrikan dalam bentuk user interface. Jadi untuk setting kamera seperti resolusi, exposure, sharpness, white balance dan lain sebagainya hanya semudah memasukkan parameter lalu klik OK.

Untuk mendownload image atau video juga sesimpel melakukan browsing image gallery.

Tertarik untuk mencoba hal yang simpel ini?

Terima kasih sudah membaca kiranya memberi manfaat. Silahkan like, comment, dan subscribe blog ini dan sampai jumpa di posting berikutnya.

Source:

“http://elinux.org/RPi-Cam-Web-Interface”

Facebook Comments
 

Leave a Reply