LCD HDMI 3.5″ inch Kedei – First Impression

, , 1 Comment

Saya pernah menulis sebuah posting tentang bagaimana melakukan setup LCD 3.5 inch dengan interface SPI (Raspberry Pi 3.5 Inch LCD atau Game Portable 2/2). Barang tersebut saya beli di tokopedia dengan harga sekitar 290 ribuan (incl. ongkir) dan saya tahu itu barang bajakan dari Waveshare Spotpear 3.5 inch. Salah satu yang membuat saya tidak happy adalah speed SPI nya yang rendah, maklum bajakan, sehingga tidak bisa memainkan video, preview camera atau retro game dengan smooth. LCD tersebut saya gunakan di project NoIR Camera sampai sekarang untuk memotret gambar dalam warna inframerah. Baca juga tentang project Pi Camera dan photo gallery webservernya.

Sewaktu browsing di AliExpress, saya cukup terkejut dengan satu produk LCD 3.5 inch bermerek KeDei dengan interface HDMI dan touchscreen via SPI. Produk tersebut lagi diskon menjadi 16.5 US$ (link), total plus ongkir menjadi 20.20 US$ saja. Harganya tidak jauh berbeda dengan produk bajakan yang saya beli dari tokopedia, lebih murah 20 ribu malahan. Waktu kirim ke Indonesia juga sangat cepat, cuman 7 hari dari order hingga barang sampai dirumah bahkan dengan Aliexpress standard shipment.

Paketnya terdiri dari 1x modul layar, 1x HDMI-HDMI U-connector dan 1x stylus.

Begitu saya lihat produk ini secara teknis memiliki banyak kelebihan bila dibandingkan dengan produk serupa dari Waveshare Spotpear 3.5″.

  1. HDMI connector menjamin LCD langsung bisa digunakan tanpa install driver agar layar Raspbian bisa muncul
  2. Onboard micro usb connector untuk menyalakan display dan Raspberry Pi. Terdapat onboard voltage regulator karena power untuk Pi menggunakan pin 5 volt.
  3. Onboard 3.5mm audio jack. Bagi pengguna Pi Zero, suara bisa muncul dari display ini. Tapi HDMI-HDMI U connectornya tidak bisa dipakai denga Pi Zero karena tidak aligned. Mungkin ganti dengan kabel HDMI yang pendek (30 cm).
  4. Display backlight on/off switch.

Dengan harga segini, bukan berarti serba sempurna. Ada juga beberapa kekurangan seperti:

  1. Display brightness dan contrastnya tidak tinggi. Penggunaan display saat outdoor di siang hari akan tidak akan nyaman.
  2. Minimum dokumentasi tentang bagaimana melakukan setup touch screen
  3. HDMI connectornya yang nongol, pengennya dibikin ngepres dengan tepian Raspberry Pi.

Secara impresi fungsi, menggerakan pointer mouse dan mengetik serasa natural alias tidak ada lag sama sekali. Video Youtube bisa dimainkan dengan lancar, tanpa ada gambar yang patah-patah. Untuk touch screen sudah saya setup. Klik post setup dan kalibrasi LCD 3.5″ untuk melihatnya.

Sebagai penutup dibawah ini adalah beberapa foto saat LCD 3.5″ inch KeDei dipasang dengan Raspberry Pi 3B yang sudah dipretelin.

Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Silahkan komentar, like dan subscribe blog ini.

Sampai jumpa ditulisan berikutnya.

 

Facebook Comments
 

One Response

Leave a Reply