First Impression: LCD Nokia 5110

, , Leave a comment

Ada beberapa LCD screen yang sudah pernah saya coba, tapi ada satu jenis yang membuat saya tertarik untuk menuliskan impresi pertamanya, yaitu LCD Nokia 5110.
Sejauh ini saya sudah menggunakan berbagai macam display untuk project Raspberry Pi. Display pertama adalah LED MATRIX 8×8 (termasuk versi 4-in-1), lalu LED 7-segment, lalu LCD 16×2 (termasuk versi LCD 20×4), LCD 3.5″ touch screen (bajakannya Waveshare Spotpear) dan yang terakhir saat ini adalah LCD Nokia 5110. Entah kenapa, saya sangat senang dengan menggunakan screen/display, karena mungkin hanya dengan itu saya punya visualisasi dari project yg sedang lakukan, maksudnya ada wujud dari sebuah project.

Sebelum membeli LCD Nokia 5110, saya lakukan sedikit pencarian di Google. Untuk melihat bagaimana cara untuk menyambungkan dengan Raspberry Pi, lalu apakah ada Python Library dan terlebih lagi bagaimana mengoperasikannya termasuk mencari informasi apakah kita bisa mengakses setiap pixel dari LCD. Hal ini penting dan berguna untuk pengembangan dari tampilan yang kita akan buat. Jika tidak, maka LCD ini hanya menampilkan tulisan/gambar saja.

Harga

Di Tokopedia, ada berbagai macam toko yang menjual modul LCD Nokia 5110. Kisaran harga untuk wilayah Jabodetabek berkisar antara Rp 37,000 hingga Rp. 50,000. Silahkan saja dipilih sesuai dengan toko langganan masing-masing. Ada yang jual warna merah dan warna biru, sama saja. Saya lebih suka beli dengan header yang belum disolder. Mengapa? Karena saya lebih suka membuat modul daripada menggunakan kabel jumper atau  breadboard karena terlalu ribet. Modul yang ditancapkan di GPIO header akan membuat tampilan lebih ringkas dan apik.

Python Library

Adafruit mengembangkan Python library yang bertugas untuk mengakses controller PCD8544 melalui GPIO. Sedangkan, untuk menampilkan teks, gambar dan animasi, kita menggunakan PIL (Python Image Library) untuk menggambar titik, rectangle, ellipse, polygon dan juga menggambar teks.

Instruksi

Untuk menghubungkan modul ini dengan Raspberry Pi, silahkan ikuti diagram dibawah ini. Sebagai catatan, modul ini menggunakan 3 volt untuk berfungsi. Untuk backlight (BL) saya gunakan 5 volt agar nyala backlight lebih terang. Kalau VCC dihubungkan dengan 5 volt, tampilan akan terganggu.

Wiring diagram modul Nokia 5110 dan Raspberry Pi 3

Interface SPI secara default dalam kondisi disabled. Enable melalui raspi-config. Buka terminal, lalu ketikan sudo raspi-config. Pilih menu Advanced, lalu pilih menu Interface dan pilih SPI, klik YES untuk meng-enable.

Tahap selanjutnya adalah mendownload library Adaruit. Ketikan perintah dibawah ini

git clone https://github.com/adafruit/Adafruit_Nokia_LCD.git

Setelah proses download selesai. masuk ke direktori Adafruit_Nokia_LCD untuk melakukan instalasi library. Ketikkan perintah:

sudo python setup.py install

Python Image Library secara default sudah ada di image full Raspbian. Andaikata tidak ada, mungkin karena menggunakan image Raspbian Lite, lakukan instalasi PIL dengan perintah ini.

sudo apt-get install python-imaging

Setelah selesai masuklah ke folder examples dan coba jalankan demo seperti image.py, shapes.py dan animation.py

Script demo yang berguna untuk mempelajari LCD Nokia 5110

Berikut ini contoh animasi (text scroll) yang saya buat untuk menguji speed SPInya yang terbilang tinggi (40,000 Hz). Selain font default, library ini mensupport TrueType font untuk membuat tampilan lebih menarik.

 

Smooth scroll from Nokia 5110 LCD #raspberrypi3 #pizero #raspberrypi #nokia #nokia5110A post shared by Andi Dinata (@mdinata) on

Tujuan saya dengan board ini adalah membuat retro portable game dengan Pi Zero. Tapi untuk alasan speed, proses developmentnya menggunakan Pi 3, Saya sudah menyiapkan beberapa tactile switch sebagai game controller. Game pertama yang saya tulis di LED Matrix 8×8 baik dengan Python atau Micropython ESP8266, sudah saya port ke LCD Nokia 5110. Library Adafruit sudah sangat membantu untuk membuat tampilan game professional, seperti menampilkan logo, score, level dan game over di screen dengan lebar pixel 84×48 ini. Game ini ditulis dengan PIL (=Python Image Library)

 

Snake is here… More games to come #raspberrypi3 #pizero #nokia #nokia5110 #snake #arduinoA post shared by Andi Dinata (@mdinata) on

Kesimpulan

Langsung saja, dengan luas area 84×48, speed tinggi, harga murah, quick setup, fast development, konsumsi listrik arus listrik rendah ( 20mA < dengan backlight menyala, 5 mA, backlight off).  Menurut saya LCD Nokia 5110 bisa menjadi alternative display yang sulit untuk diabaikan. Kalau tidak suka kabel, silahkan saja buat sendiri HAT atau SHIELD seperti dibawah ini, yang bikin tampilan Raspberry Pi lebih apik.

DIY HAT/SHIELD LCD Nokia 5110

Semoga bermanfaat. Jika suka dengan post ini, silahkan like, share, komentar dan subscribe. Terima kasih.

 

Source:

“http://www.averagemanvsraspberrypi.com/2015/01/make-your-own-nokia-5110-raspberry-pi.html”

Facebook Comments
 

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.