Project: Webserver Foto Raspberry Pi

, , 5 Comments

Project kali ini berkaitan erat dengan proyek DIY point-shoot camera. Selama ini saya menggunakan flash disk sebagai media penyimpanan foto maupun video. Sebenarya dengan flashdisk sudah sangat handy, sederhana dan mudah dishare. TInggal lepas flashdisk dan masukan ke HP via OTG atau langsung ke laptop maka foto dengan mudah ditransfer. Namun ada satu problem dengan flashdisk. Problem itu muncul karena saya pengguna iPhone yang tidak semudah android dalam hal photo sharing. Sehingga saya selalu membawa HP android kemana-mana untuk mentransfer foto. Untuk mengatasi problem itu saya lari ke solusi webserver.

Dengan webserver, saya harap begitu kamera menyimpan satu image hasil jepretan, maka saat itu juga saya bisa browse di webserver dan download. Skema sistemnya kira-kira begini.

Tahapannya cukup panjang dan saya bagi menjadi dua bagian. Bagian pertama mempersiapkan webserver, kedua menyiapkan photo gallery. Sebagai catatan, untuk setup dibawah ini kita butuh internet.

Bagian 1- Membuat Webserver

Webserver yang dibuat adalah lighttpd (link). Sebuah webserver yang ringan, dapat berjalan dengan baik di Raspberry Pi. ketikkan perintah dibawah ini untuk instalasi

sudo apt-get update
sudo apt-get install lighttpd

setelah itu, kita install PHP dan aktifkan fastcginya. Setelah itu lakukan restart lighttpd.

sudo apt-get -y install php5-common php5-cgi php5
sudo lightly-enable-mod fastcgi-php
sudo service lighttpd force-reload

Sampai tahap ini, webserver sudah terinstall dan untuk testing, ketahui dulu IP address dari Raspberry Pi

hostname -I

Jika misalnya muncul 192.168.0.100 Maka masukkan IP address ini di halaman browser perangkat lain (misalnya HP atau laptop ) yang terhubung dengan jaringan yang sama. Tampilan seperti dibawah ini akan muncul

Sekarang kita perlu memastikan bahwa user “pi” bisa melakukan read/wrote ke direktori webserver  (/var/www). Direktori /var/www dimiliki oleh “root” user. Untuk itu kita membuat group “www-data” dan memasukan “www-data” kedalam group /var/www. Setelah itu tambahkan pi user kedalam group “www-data”

sudo chown www-data:www-data /var/www
sudo chmod 775 /var/www
sudo usermod -a -G www-data pi

lakukan reboot agar setting permission ini dijalankan.

Bagian 2 – Instalasi Single File PHP Gallery

Single File PHP Gallery adalah web gallery yang dibuat oleh Kenny Svalgaard (link). Cara kerjanya sangat sederhana, kita hanya perlu mengcopykan file PHP ke folder dan seketika kita punya web gallery. Thumbnail akan dibuat secara otomatis. Single File PHP Gallery ini sangat cocok dengan yang saya inginkan karena kita bisa browse, melihat file info, download bahkan menjalankan slideshow. Single File PHP Gallery membutuhkan webserver dan foto kita yang berada di webserver tersebut.

Agar thumbnail tercreate secara otomatis, kita membutuhkan php5-gd. Setelah instalasi selesai, lakukan restart.

sudo apt-get -y install php5-gd

Setelah itu kita buat folder photos di dalam folder webserver dan folder tersebut dapat diakses/write oleh www-data user

sudo mkdir /var/www/html/photos
sudo chmod 775 /var/www/html/photos
sudo chown www-data:www-data /var/www/html/photos
Download the latest version

Selanjutnya kita download Single File PHP Gallery dari situs http://sye.dk/sfpg/Pada umumnya hasil download diletakkan dalam direktori Downloads. Kemudian lakukan unzip

sudo unzip Single_File_PHP_Gallery_4.7.0.zip -d /var/www/html/photos

Terdapat dua file yang diekstrak, yaitu index.php dan readme.txt

Filter index.php perlu sedikit update script agar terhindari dari error message.

sudo nano /var/www/html/photos/index.php

cari define(‘SECURITY_PHRASE’,”);

dan isi ‘ ‘ dengan apa saja, lihat contoh. Setelah itu save.

Sampai disini, setup Single File PHP Gallery sudah selesai. Sekarang kita tinggal mengisi folder /var/www/html/photos dengan foto. file yang disupport antara lain JPG, PNG dan GIF.

Untuk mengakses web gallery, tinggal memasukan IP address dalam web browser disertai nama direktori foto, misalnya 192.168.0.100/photos. Maka tadaaa….. kita sudah memiliki web photo gallery.

Jika salah satu foto di klik, maka akan muncul tanda loading untuk beberapa saat hingga tampilan foto diperbesar.

Webserver ini juga saya akses dengan Wifi Direct (lihat how to). Sehingga apapun yang saya foto langsung bisa saya browse di HP. Bahkan untuk teman yang ingin hasil fotonya, mereka tinggal mengakses access point yang dicreate oleh Raspberry Pi dan download fotonya. Sangat ringkas dan problem saya dengan iPhone beres, malah benefitnya nambah karena bisa diakses oleh multiple devices pada saat yang sama. Jadi ngga ada lagi namanya temen bilang “ntar share ya….”, karena kameranya seolah-olah bilang, “silahkan ambil sendiri”.

Selamat mencoba. Mohon berikan like, komentar atau share artikel ini sehingga berguna bagi orang lain.

 

Source:

“http://www.raspberrypi-spy.co.uk/2014/05/simple-raspberry-pi-camera-photo-gallery-using-php/”

Related post:

“http://andidinata.com/2017/04/wifi-direct-raspberry-pi/”

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments
 

5 Responses

  1. ferry

    June 12, 2018 12:01 pm

    Kalo diapplikasikan utk whatsapp bisa kah mas? Jadi semua data yang ada di WA di simpan di hdd secara otomatis

    Reply

Leave a Reply