Project: Game Portable (Part 1/2)

, , Leave a comment

The post is in Indonesian. If no English listed, select Indonesian first, then select English at the top of the list

***

Sejak dulu saya ingin memiliki sebuah game portable yang bisa dimainkan kapan dan dimana saja. Sebut saja PSP, Nintendo DS atau Gameboy yang dulu harganya bisa jutaaan rupiiah. 20 tahun kemudian, saya baru bisa mewujudkannya, thanks to Raspberry Pi dan Retropie dan juga emuparadise.com yang menyediakan banyak game.

Untuk membuatnya, kita memerlukan beberapa komponen berikut. Berikut ini kira-kira harga di tokopedia yang pernah saya lihat.

  1. Raspberry Pi 3 –> Rp. 525,000
  2. LCD 3.5 inch –> Rp. 280,000
  3. Micro SD card 16GB — > Rp. 50,000
  4. 8bitdo zero –> Rp. 125,000

Jadi kalau semua mesti dibeli, maka kita butuh modal kurang dari satu juta rupiah. Mahal? ya memang tidak murah, tapi tunggu dulu… ikuti pembahasan saya selanjutnya nanti kita lihat apakah benar-benar mahal. Untuk membuatnya, secara garis besar kita memiliki 4 tahapan:

  1. Persiapan Raspberry Pi
  2. Instalasi driver LCD
  3. Mengisi game
  4. Menghubungkan dengan kontroler

Alat bantu:

  1. Windows PC/Laptop
  2. Card reader
  3. Keyboard
  4. Mouse
  5. Koneksi internet wifi/LAN

Dalam Part I ini, kita bahas tentang persiapan Raspberry Pi.

Pertama, download image Retropie dari website resmi (link) dari windows PC. Gunakan program Win32DiskImager yang bisa di download. di (http://sourceforge.net/projects/win32diskimager/files/latest/download). Install program tersebut, setelah selesai maka kita siap untuk untuk write image Retropie ke micro sd.

Gb1. Contoh tampilan win32disk Imager. Browse image file dan pilih drive dari micro sd

 

Untuk write image dengan Win32DiskImager sangatlah sederhana. Cukup pilih file image yang telah didownload dan pilih drive dimana micro sd berada. Lalu klik Write dan proses akan berjalan sampai ada pemberitahuan bahwa proses writing telah selesai.

 

Kedua, setelah proses writing selesai, pindahkan micro sd card ke slot Raspberry Pi, sambungkan mouse dan keyboard di port USB Raspberry Pi. Kita akan akan langsung masuk ke dalam Emulation Station. Emulation Station mendeteksi jika tidak ada gamepad seperti gambar dibawahi ini.

Gb2. emulation station tidak mendeteksi adanya gamepad yang tersambung

Tekan sembarang tombol pada keyboard sampai tulisan “Keyboard” muncul. Lalu lakukan konfigurasi atau lebih tepatnya mapping tombol. Setelah semua tombol sudah dimapping. Mapping yang saya gunakan sebagai contoh:

Up : Up Key

Down : Down Key

Left : Left Key

Right : Right Key

A : A Key

B : S Key

X : X Key

Y: Z Key

Start = N Key

Select = B Key

Skip tombol lainnya dengan cara menekan tombol keboard selama beberapa detik sampai bagian paling bawah dan tekan OK, maka tampilan menu Retropie akan terlihat. Gunakan Left Key dan Right Key untuk memilih menu. A Key untuk masuk ke menu, dan S Key untuk kembali.

Gb3. Tampilan Retropie

Ketiga kita akan lakukan koneksi dengan jaringan WIFI untuk dapat melakukan proses download instalasi driver LCD. Pilih menu Retropie kemudian tekan A Key untuk masuk ke dalam sub menu dan pilih WIFI. Setelah beberapa saat tampilan ini akan muncul dan pilih Connect to WiFi network. Ikuti instruksi untuk memasukan nama WIFI SSID dan password. Tekan Enter. Jika sudah terhubung dengan jaringan, maka nilai IP Address akan muncul. Untuk keluar dari tampilan ini, pilih Cancel untuk kembali ke menu Retropie.

Gb4. Wifi setup

 

Saat sudah kembali ke dalam Retropie tekan tombol F4 pada keyboard dan seketika kita akan masuk ke dalam mode command line. Dari sini kita akan melakukan proses instalasi driver LCD.

Gb5. Retropie Command Line environment

***

Facebook Comments
 

Leave a Reply