Raspberry Pi – FAQ

, , Leave a comment

Itu adalah pertanyaan banyak orang yang baru mendengar pertama kali tentang Raspberry Pi dan jawaban saya.

T: Apa sih Raspberry Pi, kok posting tentang itu?

J: Itu adalah sebuah  komputer, komputer yang kecil sekali

T: Bisa apa? mahal?

J: Karena komputer, maka kita bisa: bikin dokumen, spreadsheet, browsing internet, nonton video atau youtube, programming, edit foto, download film, printing main game, dan apa saja yang biasanya kita lakukan dengan computer. Harganya murah, kalau dinegeri asalnya, Inggris, 35 USD. Kalau di Indonesia, berkisar antara 500-550 ribu. Banyak penjualnya di tokopedia, tinggal pilih saja yang terdekat dengan tempat tinggal biar ongkir murah

T: Apa saya mesti beli dengan kata lain, perlukah saya beli?

J: Coba tanya dulu, setelah punya Raspberry Pi mau diapain. Dengan kata lain, niatnya apa dulu. Kalau niatnya ingin, nonton film terbaru yg lagi main dibioskop, gratis –> perlu beli.

Kalau niatnya ingin memuaskan masa kecil karena dulu belum mampu beli super nintento, sega, mame, psx, ps2, psp –> perlu beli.

Kalau niatnya ingin belajar programming, microcontroller, pengen bikin robot, jam digital, bikin lampu nyala otomatis, atau pake hp –> perlu beli.

Kalau belum punya hobi dan ingin mencoba hal yang baru –> pikir bentar, trus beli

T: Kamu sudah pegang Raspberry Pi berapa lama?, mesti tahu coding?

J: Belum lama, sejak bulan Februari 2016 karena ingin punya hobby baru, punya skill baru diluar dunia kantor. Ingin punya achievement buat disi sendiri. Belajar dari internet (blog orang, youtube, forum diskusi, situs resmi Raspberry). Coding perlu kalau kita ingin bikin sesuatu. Tanpa coding juga bisa, misalnya kalau mau gunakan Raspberry Pi sebagai media center, atau game console.

T: Media Center, game console maksudnya?

J: Gini, Raspberry Pi bisa menjalankan banyak operating systems, ada operating systems yang khusus untuk media center dan juga game console. Untuk media center ada OSMC ( klik OSMC) dan game console ada dua yang popular yaitu Recalbox (klik recalbox)dan Retropie (klik Retropie). Jadi waktu setup pertama kali, langsung aja pilih OSMC, OSnya langsung didownload dan diinstall. Kalau recalbox dan retropie, download dulu OSnya situsnya trus copy ke micro sd card, trus ya sudah… install.

T: Raspberry Pi bisa jalan di TV yang tidak punya HDMI?

J: Bisa. pakai kabel RCA, itu yang kuning, merah dan putih.

T: Wah, bisa jadi smart TV dong?

J: Betul…., TV CRT pun bisa jadi smart TV

T: Penasaran, bisa lihat Raspberry-nya?

J: Nih…

Raspberry Pi
Raspberry Pi

T: Raspberry Pi cuman ini macemnya atau ada brp macem?

J: Ada beberapa macam, Raspberry Pi Model A, Raspberry Pi Model B. Model A ada dua macem 1A dan 1B. Awalnya mereka ingin mengembangkan model 1A, 1B lalu 2A, 2B dan seterusnya. Tapi model A selanjutnya belum dilanjutkan, sedangkan model B terus dikembangkan hingga sekarang model 3B. Model A digunakan untuk aplikasi yg membutuhkan daya kecil dan oleh karena itu memorinya juga kecil. Model B memiliki hardware spec yang lebih besar dari Model A dan yang banyak ditemui dipasaran. Oleh karena itu kalau kita lihat seringkali penjual memberikan nama Raspberry Pi 3 Model B. Raspberry Pi Zero adalah termasuk model B.

T: Kalau saya ingin memulai Raspberry Pi, model yang mana yang harus saya beli?

J: Jawabannya kembali ke mau dipakai apa dulu? Saran saya untuk pemula, beli saja model yang banyak dijual di Indonesia yaitu Pi 3 Model B. Sudah komplit dengan built-in Wifi dan Bluetooth. Selain itu, took yang jual banyak, sehingga bisa cari harga yg lebih murah.

T: Kalau beli Raspberry Pi ada perangkat lain juga yang perlu dibeli?

J: Ada, kita butuh perangkat pendukung inti yaitu 1. micro sd card, 2. kabel HDMI atau converter HDMI –> VGA, 3. Keyboard dan mouse.

 

Jika ada pertanyaan silahkan saja comment. Jika tulisan ini bermanfaat bagi orang lain, silahkan share free knowledge ini. Terima kasih.

Facebook Comments
 

Leave a Reply